KISAH UWAIS AL QARNI PDF

Uwais Al-Qarni (bahasa Arab: أويس القرني ) merupakan seorang pemuda yang masuk Islam semasa zaman Nabi Muhammad S.A.W. Berasal dari daerah. Title, Kisah Uwais al-Qarni Siri kasih ibu kasih sejati. Author, Wahida Abdullah. Publisher, Pustaka Prinsip, ISBN, ,

Author: Faur Shacage
Country: Laos
Language: English (Spanish)
Genre: Literature
Published (Last): 25 April 2018
Pages: 155
PDF File Size: 6.83 Mb
ePub File Size: 3.37 Mb
ISBN: 202-9-22887-172-6
Downloads: 48715
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Morn

Akhirnya, karena ketaatanya kepada ibunya, pesan ibunya mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi. Ya, banyak orang yang menganggap aneh apa yang dilakukannya tersebut. From Wikipedia, the free encyclopedia.

Kisah Uwais al-Qarni – Wahida Abdullah – Google Books

Views Read Edit View history. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya, siapa sebenarnya Uwais Al Qarni. Unsourced material may be challenged and removed. It was destroyed by the Islamic State of Iraq and the Levant in Uwais membuatkan kandang di puncak bukit. Hanya tertinggal bulatan putih ditengkuknya. Ketika usungan dibawa ke pekuburannya, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk menusungnya. Sesampainya di rumah, Nabi menanyakan kepada Siti Aisyah r.

Tapi kapankah Nabi pulang? Setelah ia menemukan rumah Nabi, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam, keluarlah seseorang seraya membalas salamnya.

Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya. Original from the University of Michigan. Ibunya terharu dan bercucuran air mata telah melihat Baitullah. Itulah keinginan Uwais yang tulus dan penuh cinta.

  HAT WOORDEBOEK PDF

Setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya Uwais Al Qarni sampai juga di kota Madinah. Di ceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Subhanallah, alangkah besar cinta Uwais pada ibunya itu. Mendengar perkataan Nabi, Siti Aisyah r. Majelis Al Muwasholah Community Organization. Betapa kecewanya hati Uwais. Dalam projek lain Wikimedia Commons. Kehidupannya [ sunting sunting sumber ] Walaupun Uwais memasuki Islam pada zaman Nabi, namun beliau tidak pernah berjumpa dengan baginda.

Uwais menggendong Ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Makkah! Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Uwais Al-Qarni bahasa Arab: Suatu ketika, Uwais Al Qarni turut bersama mereka. Daripada Wikipedia, ensiklopedia bebas.

Uwais Al-Qarni

This article needs additional citations for verification. Agaknya mereka adalah para malaikat yang diturunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Setiap pagi ia bolak-balik menggendong anak lembu itu naik turun bukit. As reported by Ibn BattutaUwais was killed in this battle. Segera ia mencari rumah Nabi Muhammad. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu.

Uwais al-Qarani

Ruang nama Rencana Perbincangan. Tampaklah tanda putihdi telapak tangan Uwais Al Qarni. Berita meninggalnya Uwais Al Qarni dan keanehan-keanehan yang terjadi xl wafatnya telah tersebar kemana-mana. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka. Alhabib Abdullah Alhabsyi Personal Blog. Rencana yang mengandungi teks bahasa Arab. Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais Al Qarni akhirnya mengangkat tangan, berdoa dan membacakan istighfar.

  APC SMART SURT10000XLI PDF

Cukuplah ridha dari ibu yang akan membawaku ke surga. Lihat Terma-Terma Penggunaan untuk butiran lanjut.

Peperangan telah usai dan Nabi pulang menuju Madinah. Namun ternyata Nabi tidak berada di rumahnya, beliau sedang berada di medan pertempuran. Uwais Al Qarni hanya dapat bertemu dengan Siti Aisyah r. Ia rela menempuh perjalanan jauh dan sulit, demi memenuhi keinginan ibunya. Sewaktu berjabatan, Khalifah dengan segera membalikan telapak tangan Uwais, seperti yang pernah dikatakan Nabi.

He died when Uwais was young. Setelah itu Khalifah Umar berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais untuk jaminan hidupnya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai.

Tetapi karena latihan tiap hari, anak lembu yang membesar itu tak terasa lagi.